business-forum

coaches

Tampilkan postingan dengan label Fun Business School. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fun Business School. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Agustus 2016

FBS 4: World Class Business Operations

“TERNYATA HANDOUTNYA KOSONG...”



Tidak terasa, Fun Business School (FBS) sudah memasuki periode ke-4 tahun ini. Sama dengan sebelumnya, acara yang dikemas dalam bentuk fun workshop ini juga dihelat selama tiga hari, yaitu 26-28 Juli 2016.
Mau tau bagaimana keseruan FBS 4 yang dikonsep sedikit berbeda oleh BARACoaching ActionCOACH Surabaya kali ini? Pertama, nuansa dresscode dengan tema “ice cream”. Sesuai temanya, peserta yang hadir juga memakai baju warna-warna es krim. Alat tulisnya pun menggunakan crayon dan spidol, dengan tujuan melakukan hal yang berbeda dari biasanya.
"Penelitian menunjukkan bahwa melakukan hal yang berbeda dapat menstimulan pikiran yang berbeda, hingga bisa menghasilkan sesuatu yang bahkan belum pernah terpikirkan sebelumnya," ujar Coach Han Budiyono, selaku CEO BARACoaching saat membuka acara FBS 4 di Master Office BARACoaching Surabaya.
Selain crayon dan spidol, peserta juga mendapatkan handout kosong. Pemberian handout yang benar-benar blank space ini bertujuan supaya para peserta tidak didikte oleh materi yang ada.
"Apa saja yang mau dicatat silahkan dicatat di handout, boleh ditulis langsung dengan mendatar, miring, terbalik, dan sebagainya. Sah-sah saja," jelas Coach Han.
Sebelumnya, peserta bahkan tidak sadar sedang membawa handout kosong.
"Oiya ya, ternyata handout-nya kosong," kata salah seorang peserta dengan rasa geli.
Tema yang dikupas dalam FBS 4 adalah tentang "World Class Business Operations". Peserta diharapkan memperbaiki sistem operasional yang sudah ada di perusahaan masing-masing atau bahkan membuat sistem operasional bagi pelaku bisnis yang belum memiliki sistem operasional yang mumpuni.
Lebih lanjut, Coach Han juga menjelaskan salah satu alasan kenapa Fun Business School mengusung tema ini.
"Pay attention to your operations. Bisnis itu harus balance. Kadang ada yang sibuk jualan tapi operasionalnya nggak bagus. Kadang ada yang sibuk membenahi operasionalnya tapi nggak ada uang yang masuk. Padahal ujungnya bisnis adalah apa yang membuat kita happy," papar founder BARACoaching ini.
Selain tema dan drescode, hal berbeda dalam FBS 4 adalah adanya kompetisi antar pebisnis yang diadakan pada hari terakhir.
Kompetisi ini dimulai dengan pembagian kelas sehari sebelumnya (hari kedua). Para coaches, diantaranya Coach Humphrey, Coach Suwito, dan Pak Bram masing-masing membimbing para peserta yang dibagi dalam 3 kelas.
Masing-masing kelas mengupas permasalahan berbeda. Kelas pertama (London Class) dimentori oleh Coach Suwito, membedah topik “The Four Discipline of Execution”. Bagaimana agar eksekusi strategi yang dibuat jadi lebih gampang dijalankan.
Kelas kedua (Surabaya Class) dipimpin oleh Pak Bram yang mengupas “Discipline of Market Leaders”. Goal yang ingin dicapai, peserta tahu tentang operasional excellence untuk bisa jadi market leader.
Ketiga, Coach Humphrey Rusli di Las Vegas Class. Topik yang diberikan adalah “Creating Super Productivity”, bagaimana membuat tim menjadi lebih produktif tanpa menambah jumlah atau spesifikasinya. 
Di hari pamungkas (28 Juli ’16), para peserta terpilih, akan memaparkan konsep bisnis (yang telah diterima sebelumnya) dengan penerapan pada perusahaan masing-masing. Konsep bisnis paling real dan applicable, akan menjadi pemenang “Best Business Concept” FBS 4. 
Sistem pemilihan pemenang adalah dengan menggunakan koin coklat. Para coaches dan peserta akan memasukkan koin coklat yang dimiliki, ke dalam mangkok yang sudah ditandai dengan nama-nama finalis pilihan mereka.
Keenam finalis adalah Harris Suwignyo (owner Harris Mobil), Daniel Ponda Tengker (owner House of David), David Ming (owner PT. Latif Kitto Mahesa), Ifan Roring (owner Q-Bic Space), Aditya Chandra (owner SAGA Contractor), dan Sunarno (owner CV. Kalam).
And the winner is...Daniel Ponda Tengker (owner House of David) diikuti oleh Ifan Roring (owner Q-Bic Space) sebagai pemenang kedua. Congratulation!
"Fun Business School mengajarkan saya banyak hal, belajar sambil bermain, serius tapi santai. Belajar leadership itu seperti apa dan kepemimpinan itu seperti apa, cara kita mengatur sistem seperti apa, dan cara kita bertindak sebagai pemimpin seperti apa,” ujar Daniel selaku pemenang, ketika ditanya apa manfaat mengikuti acara ini.
Hal senada pun diungkapkan oleh peserta lain. Salah satunya dr. Inna, pemilik Angels and I Day Care.
Saya banyak sekali mendapat masukan, inspirasi, dan semangat baru. Ternyata belajar in fun way itu menyenangkan. ActionCOACH is the best," kesannya tentang Fun Business School.
Workshop FBS yang diselenggarakan mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore ini, walaupun menguras energi dan pemikiran, namun peserta sangat antusias dalam mengikuti segala rangkaian. Bahkan beberapa peserta merelakan waktu coffee break untuk terus melangsungkan diskusi bersama coach-nya.