Senin, 06 Maret 2017

PROMOSI - By: Coach Suwito Sumargo*

Pengusaha 1 : “Gimana kabarnya bisnismu?”
Pengusaha 2 : “Yaa biasa aja kok.”
P 1 : “Wah bisnisku sepi, omzet merosot. Bagi dong kiatmu kok bisa mempertahankan bisnis biasa-biasa dalam kondisi seperti sekarang.”
P 2 : “Yaa promosi-lah. Emangnya kamu nggak promosi?”
P 1 : “Aku dah nyoba, promosi menurunkan harga semua produk. Tapi efeknya hanya sesaat. Setelah masa promosi selesai, omzet pun turun lagi.”
Begitulah cuplikan obrolan dua orang pengusaha dalam sebuah reuni. Kebetulan mereka berdua adalah alumni sebuah SMA. Dan mereka sudah lama sekali ndak saling bertemu.
Pengusaha kedua menceritakan, bahwa dia melakukan promosi secara terus menerus. Tapi, bukan sekedar promosi yang membabi buta.
Dalam bisnis, kita selalu bisa mengelompokkan pelanggan berdasarkan perilakunya. Misalnya di sebuah resto, setelah dicermati saat jam makan siang, ternyata menu yang paling laris adalah masakan Indonesia.
Nah, pengusaha kedua tadi memberikan selembar kupon, tapi hanya kepada pengunjung yang tergolong pengunjung setia saja. Kenapa demikian? Karena kupon tersebut merupakan ungkapan terima kasih atas kesetiaan si pengunjung.
Kupon yang bisa ditukar dengan snack itu dapat dipakai kapan saja. Maka, setiap sore selepas jam kantor, pengunjung setia ini kembali mengunjungi resto, bersantai menikmati snack sambil menunggu kepadatan lalu lintas mereda. Tentu saja resto tidak akan merugi, karena pengunjung tetap membeli minuman.
Langkah promosi ini ternyata didahului dengan riset tentang perilaku pengunjungnya. Dari riset itu diketahui perilaku pengunjungnya, termasuk menu favorit dan nilai pengeluaran rata-ratanya. Sasaranpun dapat ditentukan secara tajam, siapa saja yang dianggap pengunjung setia dan mana yang bukan (pengunjung setia).
Hadiah diberikan kepada pengunjung setia dan bukan untuk pengunjung yang baru pertama kali atau jarang datang.
Ternyata, promosi tidak hanya sekedar menurunkan harga atau memberikan diskon atau bahkan menggratiskan menu tertentu. Benar? 
Promosi diatas memang sangat tepat untuk mempertahankan kesetiaan pelanggan. Sedangkan untuk memancing agar pengunjung yang belum setia jadi makin setia, atau mengundang pelanggan baru, tentu butuh promosi yang berbeda. Bagaimana kiat promosi Anda?
Salam The NEXT Level!

* Coach Suwito Sumargo:                                           
- Memiliki pengalaman membangun Bisnis Keluarga dan franchise otomotif yang sukses selama lebih dari 30 tahun.
- The Winner Supportive Coach of The Year 2014.
- The Winner System Award 2014.

- Telah banyak membantu kliennya mendesain bisnis yang lebih efektif, lean dan lincah serta lebih menguntungkan dengan mengurangi bahkan meniadakan kebocoran-kebocoran dalam bisnisnya.

0 komentar:

Posting Komentar