Senin, 23 Januari 2017

PENGHARGAAN IMMATERIAL - By: Coach Suwito Sumargo*

Ini hanya cerita aja...
Saat wawancara, saya bertanya : Kenapa Anda keluar dari perusahaan setelah bekerja hampir 10 tahun dan jabatan Anda bagus?
Si pelamar berkata: Boss saya berubah. Dulu, saya orang dekatnya Boss. Saya sering diajak omong dan pendapat saya didengar. Sekarang, setelah perusahaan makin besar, Boss jarang menyapa.
Percakapan seperti ini cukup sering saya dengar, ketika sesama recruiter bertemu dan bertukar pengalaman.
Iseng-iseng saya pun bertanya ke teman-teman : Sebetulnya, apa sih yang mereka (karyawan) cari? Dah dapat jabatan bagus, kok masih ndak kerasan juga?
Perlakuan khusus dari seorang Boss ke karyawannya, tentu menyenangkan. Diajak omong dan diperhatikan pendapatnya, merupakan bentuk penghargaan dari Boss ke karyawan. Ini menyenangkan dan membanggakan. Dan ini merupakan bagian dari sistem imbalan (remunerasi, penggajian). Penghargaan immaterial justru sangat diharapkan oleh kebanyakan karyawan.
Ketika perusahaan menjadi besar, penghargaan immaterial tidak boleh ditinggalkan. Bentuk penghargaan immaterial dan cara penyampaiannya bisa saja berubah. Tapi jangan dihilangkan.
Karyawan itu manusia dan ingin diperlakukan manusiawi.

Salam The NEXT Level!

* Coach Suwito Sumargo:                                           
- Memiliki pengalaman membangun Bisnis Keluarga dan franchise otomotif yang sukses selama lebih dari 30 tahun.
- The Winner Supportive Coach of The Year 2014.
- The Winner System Award 2014.

- Telah banyak membantu kliennya mendesain bisnis yang lebih efektif, lean dan lincah serta lebih menguntungkan dengan mengurangi bahkan meniadakan kebocoran-kebocoran dalam bisnisnya.

0 komentar:

Posting Komentar