Kamis, 22 September 2016

PROCUREMENT - By: ActionCOACH BARACoaching

Benarkah procurement itu tempat yang “basah”? Jawabannya benar, dan itu bisa berbahaya sekali karena banyak perusahaan yang akan terpeleset disini, apalagi bila tidak punya sistem yang tepat dan berdaya guna tinggi.
Seberapa bahayanya procurement itu?  Mungkin kita perlu sedikit berbalik dalam berpikir dan arahkan pandangan kita sebentar pada tim sales kita. Banyak jawaban sales kita apabila ditanya bagaimana dengan leads yang akan dituju, jawabannya selalu ke arah Procurement Departemennya customer.
Sudah ketemu dengan procurement-nya, Pak”...
”Nanti dibantu dari procurement-nya Pak”...dan lain sebagainya.
Kalau hal di atas terjadi di sisi procurement customer, maka hal yang sama dapat terjadi di procurement kita .
Kita lihat berapa banyak kerugian yang bisa kita derita karena kesalahan di departemen ini. Misalkan saja procurement membeli peralatan senilai 1 M, karena ini merupakan harga termurah “katanya”.
Kalau ini salah dan ternyata harga wajarnya adalah 750 juta maka kita rugi 250 juta. Belum lagi kemudian karena beli di supplier yang tidak bonafid maka barang datang terlambat, berapa kerugian anda karena keterlambatan ini? Kualitas barang yang tidak baik sehingga harus dikembalikan untuk ditukar, ini akan butuh waktu lagi. Kalau proses produksi anda seharusnya jalan dan ini harus berhenti, berapa kerugian anda karena tidak dapat berproduksi?
Kemudian apabila pembelian ini ternyata setelah barang datang tidak dapat dipakai karena membutuhkan supporting systems yang lain , dan harganya cukup mahal yang ternyata plafon bank anda sudah habis……. wahhh…. benar-benar bikin masalah.
Melihat hal-hal tersebut di atas, maka anda harus segera membuat sistem yang dapat mencegah dan memastikan bahwa semua proses ada dalam kontrol. Jangan sampai masih timbul masalah yang dikarenakan oleh  conflict of interest, pertemanan atau malah keluarga. Karena departemen ini adalah pintu pengeluaran uang.

Salam the NEXT Level!

0 komentar:

Posting Komentar