Kamis, 14 Juli 2016

POKEMON GO - By: ActionCOACH BARACoaching

Seorang teman yang baru saja bepergian ke Amerika menceritakan fenomena baru yaitu "Pokémon Go". Kemana saja pergi, di kerumunan orang, biasanya para remaja, dia menemukan mereka sedang bermain Pokémon Go. 
Game ini dirilis di Amerika & New Zealand pada 6 Juli 2016, dan langsung mendapat permintaan tinggi sehingga oleh CEO Niantic, John Hanke ditangguhkan rilis-nya di negara lain sambil melakukan beberapa perbaikan.
Hanya dalam waktu 24 jam setelah dirilis, Pokémon Go menduduki rating tertinggi di apps store baik di Apple Store maupun di Google Play. Hanya dalam waktu 5 hari setelah rilis,  games ini diperkirakan telah didownload 7,5 juta kali dan di-instal di lebih dari 5% android smartphone hanya di Amerika saja.
Terlepas dari kontroversi tentang beberapa kejadian negatif yang melibatkan pemain pokemon go, game ini diklaim sebagai permainan yang melibatkan aktifitas fisik di luar rumah.
Pokémon Go menggunakan GPS dan jam handphone kita untuk mengetahui dimana dan kapan kita berada dalam game tersebut, membuat pokemon "muncul" di sekitar Anda. Ide-nya adalah mendorong Anda untuk berjalan di "real world" untuk menangkap pokemon dalam game. 
Gabungan antara game dan interaksi dunia nyata disebut "augmented reality".
Jadi, bagaimana pembuat games ini bisa mendapat "uang"? Pemain games dapat membeli barang-barang perlengkapan di tokonya dengan uang nyata. Selain menjual data pengguna games yang mereka kumpulkan (hal ini tidak dipastikan, tapi kemungkinan dilakukan :))
Pokémon Go menggunakan goggle maps sebagai platform games-nya di dunia nyata, seperti beberapa apps lain yang menggunakan maps yang sama (Uber contohnya).
Apakah bisnis atau layanan kita bisa menggunakan tools yang tersedia secara online dengan biaya relatif rendah dan efektif?
Jika ya, apakah kita bisa mengeksplorasi lebih jauh sumber-sumber ini? 
Sumber-sumber online bukan hanya sekedar website/ promo online/ online store atau sosial media, namun ada sumber lain yang bisa kita gunakan. Siap naik ke level berikutnya?


Salam The NEXT Level!                           

0 komentar:

Poskan Komentar