Senin, 27 Juni 2016

REKOMENDASI? - By: Coach Suwito Sumargo*

Salah satu aspek penting dalam Recruitment adalah Rekomendasi. Rasanya wajar saja bila kita mendahulukan kandidat yang direkomendasikan oleh teman, rekan bisnis dan keluarga. Tapi, yang sering terjadi adalah kandidat yang direkomendasi ternyata tidak bagus-bagus amat performance-nya. Jadi, bagaimana baiknya?
Coba kita cermati apa yang biasanya terjadi. Suatu hari, pak Riyan (pengusaha ekspedisi) bertanya ke karibnya, pak Sam.
"Pak Sam, punya kenalan yang sedang cari kerja?"
"Ehm...Oh ada, orangnya masih muda dan genit pula. Dulu pernah ikut saya sebentar, tapi sekarang sudah berhenti."
"Apakah pak Sam masih punya kontaknya? Atau saya minta tolong disampaikan ke dia, kapan-kapan minta dia untuk menemui saya."
Itu cuplikan percakapan pak Ryan dan pak Sam.
Singkat cerita, Doni (orang muda yang diceritakan pak Sam) pun akhirnya diterima kerja di perusahaan pak Ryan. Tanpa seleksi yang rumit, pak Ryan hanya menanyakan apa saja pekerjaan dia saat ini dan apakah Doni bersedia pindah kerja?
Tampaknya pak Ryan terkesan dengan apa yang disampaikan Doni saat interview. Apa yang disampaikan Doni, cocok dengan cerita pak Sam. Ternyata, setelah beberapa waktu, baru kelihatan karakter aslinya Doni.
Kita ini sering percaya saja atas rekomendasi yang diberikan. Terutama bila rekomendasi itu datang dari orang yang sudah kita kenal. Padahal, si pemberi rekomendasi belum tentu kenal betul dengan si calon karyawan. Atau si pemberi rekomendasi bukan seorang yang jeli dalam mengamati karakter seseorang. Bahkan si pemberi rekomendasi bukan seorang yang kompeten dalam menilai karakter dan performance.
Dalam menyeleksi seorang pelamar, sebaiknya kita sudah punya kriteria yang jelas tentang kompetensi dan karakter yang wajib dimiliki seorang kandidat. Kompetensi dan karakter yang dibutuhkan adalah yang sesuai dengan jabatan atau pekerjaannya.
Misalnya, kita butuh seseorang yang mampu bekerja mandiri di posisi admin/ accounting. Maka sebaiknya si pelamar kita pastikan punya keahlian di bidang accounting. Dan punya integritas yang baik.
Apakah kita sudah punya kriteria tentang kompetensi dan karakter untuk setiap posisi penting di perusahaan kita?

Salam The NEXT Level!

* Coach Suwito Sumargo:
- Memiliki pengalaman membangun Bisnis Keluarga dan franchise otomotif yang sukses selama lebih dari 30 tahun.
- The Winner Supportive Coach of The Year 2014.
- The Winner System Award 2014.

- Telah banyak membantu kliennya mendesain bisnis yang lebih efektif, lean dan lincah serta lebih menguntungkan dengan mengurangi bahkan meniadakan kebocoran-kebocoran dalam bisnisnya.

0 komentar:

Posting Komentar