Kamis, 10 September 2015

APA SIH BISNIS LINTAS GENERASI? - By: Coach Ruaniwati**

Tahukah Anda, kita sedang memasuki masa yang paling menarik dalam "dunia persilatan" bisnis? Dalam pengamatan saya akhir-akhir ini di berbagai bisnis, kita sedang berhadapan dengan profesional atau business owner yang berbeda generasi (bisa dibaca "lintas generasi"). Perbedaan ini jauh berbeda dengan kondisi 10 tahun yang lalu, yang walaupun ada juga beda generasi, namun perbedaannya tidak semenarik seperti saat ini. 
Perbedaan menarik ini dipicu oleh perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat perbedaan ini semakin jelas. Paling tidak ada 4 generasi berbeda yang ada di dunia bisnis sekarang. Kita membedakannya berdasarkan usia. Yang tertua adalah generasi "baby boomer" usia 50-64 tahun, gen X usia 35-49 tahun, gen Y usia 18-34 tahun, gen Z usia 3-17 tahun.
Karena baby boomertumbuh setelah masa perang, maka mereka kebanyakan adalah pebisnis yang "play safe”, dan sangat hemat.
Sedang gen X tumbuh di masa yang relatif aman, generasi yang diketahui paling "educated" secara akademik. Mereka mengalami pergeseran budaya antara teknologi analog dan digital, fokusnya bekerja.
Gen Y, adalah generasi yang disebut juga generasi milenial. Mereka lahir dan tumbuh di era teknologi dan internet, disebut juga generasi instan. Sangat melek teknologi, menggunakan teknologi sebagai bagian gaya hidup, pendeknya tidak bisa "hidup" tanpa teknologi.  Mereka bekerja bukan hanya karena jumlah uang-nya namun juga nilai lainnya, misalnya nilai sosial, nilai pemberdayaan terhadap isu-isu lingkungan hidup, dan lain-lain.
Gen Z, generasi yang unik karena penguasaan teknologi yang lebih canggih daripada gen Y. Jika gen Y menggunakan teknologi sebagai gaya hidup, gen Z menganggap teknologi adalah hidupnya. Semua referensi tentang apapun diunduh dari "google" atau search engine lainnya.  Proses  pembelajaran mereka tidak lagi dibatasi dinding kelas saja (yang menurut mereka boring). Mereka belajar dari youtube, google, instagram dan aneka apps lainnya.
Mereka sangat entrepreneurial berbasis teknologi. Tidak jarang mereka sudah berpikir bisnis sejak berusia 10 atau 12 tahun. News yang "happening" atau "trending topic" sudah menjadi common knowledge di antara mereka.
Dalam bisnis, 4 generasi yang berbeda ini diharapkan mampu bekerjasama menghasilkan yang terbaik menggunakan kekuatan mereka masing-masing. Bisa Anda bayangkan betapa kacaunya jika 4 generasi ini bekerja dengan cara mereka sendiri-sendiri dalam satu tim?
Lalu jika begitu, pemimpin perusahaan seperti apa yang mampu menangkap peluang ini dan membentuk mereka menjadi tim superstar? Kenyataan ini tidak dapat dihindari lagi. Sedikitnya ada 4 hal yang harus dilakukan sebagai pemimpin lintas generasi:
1.     Sadarilah bahwa Anda tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama mengelola sumber daya manusia.  Terus menerus belajar dan terbuka untuk kemungkinan-kemungkinan mengelola SDM dengan cara berbeda.
2.     Temukan kelebihan setiap generasi dan tempatkan pada posisi yang tepat di usaha Anda.
Generasi “baby boomer” biasanya lebih "bijak" setelah ditempa pengalaman hidup
. Gunakan gen Y dan Z sebagai knowledge searcher yang menolong Anda update dengan tren bisnis terkini.
3. Tentukan tim seperti apa yang dibutuhkan dalam perusahaan Anda, baru setelah itu melakukan rekrutmen.
Tidak ada jalan mudah untuk mengelola sumber daya manusia, lebih-lebih jika berhadapan dengan lintas generasi. Namun semakin mengerti kondisi tim, kita akan semakin baik mengelola tim.

** Coach Ruaniwati:
-     Pelatih bisnis yang telah makan banyak asam-garam di dunia Marketing, Branding dan Advertising selama lebih dari 15 tahun.
-          Aktif membantu para womanpreneur dan start-up entrepreneur melalui siaran radio di She 99.6 FM, Mercury 96.0 FM dan aktifitas belajar-mengajar di berbagai kampus terkemuka Surabaya. 

0 komentar:

Posting Komentar