Kamis, 21 Mei 2015

BELAJAR ‘MENJUAL’ DARI FILM FOCUS - By: Coach Humphrey Rusli**

Sudah nonton film "FOCUS"? Film ini menceritakan kisah seorang "ConMan" atau penipu yang bernama Nicky Spurgeon (diperankan oleh Will Smith) dan muridnya Jess (Margot Robbie). Film ini saya angkat dalam artikel ini, karena ada adegan yang sangat bagus dan saya kira relevan dalam dunia marketing dan sales.
Diceritakan bahwa Nicky dan Jess hendak menipu seorang cukong cina yang hobby judi. Mereka mensetting seolah-olah mereka (Nicky dan Jess) bertemu secara tidak sengaja dengan si cukong yang sedang menonton American Football di stadiun. Nicky dan Jess pun sedang menonton pertandingan olah raga ini dalam stadiun yang sama dan duduk hanya beberapa meter dari si cukong.
Singkat cerita, mereka (Nicky and Jess) beradu judi dengan si cukong, mulai dari menebak score, menebak arah bola dan lain sebagainya. Si cukong terus menerus menang dan berhasil menebak dengan benar terus, dia merasa sangat beruntung hingga akhirnya si cukong bersedia untuk bermain yang terakhirnya dengan taruhan uang sangat besar USD 1,000,000. Apa yang harus ditebak?
Si cukong memilih satu pemain dari semua pemain di lapangan berdasarkan insting si cukong, dan Nicky wajib menebak angka punggung pemain berapa yang ditebak oleh si cukong.
Apakah Nicky berhasil? Yes, angka 55 yang dipilih secara random oleh si cukong berhasil ditebak oleh Nicky and Jess! Luar biasa bukan! Berapa kecil kemungkinan benarnya? 1: 10000000... Alias sangat kecil sekali. Apakah ini keberuntungan semata? Ternyata tidak.
Semua sudah direncanakan sejak awal dengan matang. Angka 55 secara terus menerus sudah dimasukkan ke benak alam bawah sadar si cukong. Mulai dari si cukong check out dari hotel, sudah ada lampu hias dengan motif "55", ketika keluar di jalan, si cukong melihat demonstran yang membawa spanduk bertuliskan "55", bahkan ketika sedang di ruangan khusus dalam stadiun, Nicky dengan sengaja memutarkan lagu yang mengandung kosa kata "WU..WU..WU" yang dalam bahasa mandarin berarti "5".
Tanpa sadar si cukong sudah digiring untuk memilih angka 55.
Menarik bukan? Apa hubungannya dengan marketing and sales? Kadang perilaku konsumen kita mirip seperti si cukong itu, mereka sulit ditebak dan terkesan instingtif akan produk atau jasa mana yang akan dipilihnya. Dan tentunya supplier mana yang dipilih akhirnya untuk memenuhi kebutuhan mereka. Namun sebenarnya ini bisa kita rencanakan.
Setiap transaksi yang terjadi itu sebetulnya dimulai dari proses yang panjang. Bagaimana anda bertemu prospek, seberapa sering anda bicara dan tukar informasi dengan dia, seberapa sering anda dia jumpai dalam acara-acara non formal, dan seberapa kerap dia melihat brand anda atau mendengar tim anda menceritakan jasa atau produk anda.
Sudah saatnya anda yang menentukan "nasib" perusahaan anda. Nah sudahkah anda mendesain dengan cermat proses pemasaran dan penjualan anda?
"At the end of the day..this is A Game Of FOCUS."

Salam The NEXT Level!

*** Coach Humphrey Rusli:
- Coach of the Year 2014 (BEF Award Indonesia 2014) ;
- Sales Coach of the Year 2012 se-Asia dan Australia;
- Associate Coach of the Year 2013 tingkat Internasional (44 negara).

0 komentar:

Poskan Komentar