Senin, 29 September 2014

TIPS MENGUBAH PERILAKU KARYAWAN (Coach Suwito Sumargo)

“Aduuh…gitu aja kok lupa!”
Seorang wirausahawan mengeluhkan kelakuan Dani, salah satu stafnya, yang lupa membawa banner ke tempat pameran. Kejadian ini bukan cuma terjadi sekali saja, tapi sudah berulang kali. Saking jengkelnya, lama kelamaan sang wirausahawan ‘emoh’ marah lagi dan tak pernah mau menyuruh Dani. Dia langsung saja melakukannya sendiri. Permasalahannya beres? Kelihatannya begitu.
Anda pernah mengalami hal seperti ini?
Mengubah Sedikit Demi Sedikit
Dari cerita di atas, Dani mungkin memang pelupa dan ini masih bisa diubah. Misalnya, setiap kali ada even pameran, maka seluruh anggota tim yang terlibat dikumpulkan, kemudian bersama-sama menyusun daftar barang yang harus dibawa. Ini dilakukan (misal) H-7 (tujuh hari sebelum hari kegiatan). Setiap anggota tim punya daftar masing-masing, termasuk Dani.
Dani perlu diingatkan berulang kali, apakah dia sudah menyiapkan barang-barang yang menjadi tanggung jawabnya. Terutama H-1, diingatkan secara khusus. Kemudian, begitu tidak ada yang tertinggal, berikan pujian tulus atas upayanya untuk tidak lupa.
Bila hal ini dilakukan secara terus menerus (berulang-ulang), maka Dani akan punya kebiasaan baru, melakukan pencatatan dan persiapan di setiap kesempatan, agar tidak ada lagi hal yang terlupa. Apalagi bila Dani menjadi ‘ketagihan’ akan pujian, maka dia akan melakukan kebiasaan baru tersebut dengan senang hati.
Beberapa prinsip dasar yang bisa Anda lakukan untuk mengubah perilaku seseorang (karyawan) adalah dengan membiasakannya melakukan perubahan sedikit demi sedikit, diulang-ulang dengan interval yang sama, dan tanpa merasa terpaksa. Jangan pelit memberikan pujian atas setiap usahanya untuk jadi lebih baik.
Hal ini bisa Anda terapkan pada karyawan di divisi lain. Misal di bagian penjualan.
“Sudah berapa pembeli yang masuk?” Tanyakan kalimat ini setiap kali (misal setiap jam 2 siang) kepada staf penjualan (SPG) Anda, maka lama kelamaan si SPG akan siap dengan jawabannya. Dia akan terbiasa mengamati, mengingat atau mencatat berapa pembeli yang masuk.

Perubahan Perilaku Karena Pengaruh Lingkungan
Selain kebiasaan, perubahan seseorang bisa disebabkan karena lingkungan. Yang dimaksud adalah lingkungan yang bersifat dominan.
Anda bisa menempatkan karyawan yang kurang cermat di sekelompok orang yang cermat, maka lambat laun dia akan terpengaruh menjadi cermat. Hal ini karena secara tidak langsung setiap hari dia melihat, dilatih, dan juga melakukan kebiasaan yang dilakukan oleh sebagian besar orang-orang di sekitarnya.
Nah, sudahkah Anda melakukan cara-cara di atas untuk mengubah kebiasaan buruk karyawan Anda?

(Coach Suwito Sumargo adalah seorang pelatih bisnis Internasional yang sudah 30 tahun lebih membangun bisnis keluarga menjadi franchise yang sukses. Prestasi beliau diantaranya sebagai finalis Rookie Coach of the Year 2013, dan The Winner Supportive Coach & System Award Indonesia 2014)

Share your problem or (success) story with our coach!
By email : suwito@baracoaching.com
Facebook : fb.me/actioncoachsby

Dapatkan solusinya, langsung dari para pelatih bisnis Internasional!

0 komentar:

Poskan Komentar