Senin, 18 Agustus 2014

LIMA PILAR WAJIB DALAM BISNIS


Dalam menjalankan usahanya, pebisnis wajib memiliki 5 pilar utama, sebagai penyanggah agar bisnisnya bisa terus berkesinambungan. Kelima pilar itu adalah sales (penjualan), cashflow (aliran dana kontan), marketing (promosi), Human Resources (Sumber Daya Manusia), dan Research and Development (Penelitian dan Pengembangan).

           1. Sales (Penjualan)
Sales adalah pilar pertama yang menentukan jatuh bangunnya sebuah bisnis. Tanpa penjualan, sebuah bisnis tidak akan bisa bertahan. Bisnis butuh pembeli dan kita harus pandai menjual. Tentu saja penjualan yang menghasilkan cukup keuntungan.
Bisa dikatakan sales adalah jantung bisnis. Apapun jenis bisnisnya, wajib punya aktifitas sales. Sebab itu, pelaku bisnis harus menciptakan penjualan yang sehat. Sebuah penjualan yang tidak hanya menjadi sumber aliran dana, namun juga menghasilkan keuntungan yang memadai.

2. Cashflow (Aliran Dana Kontan)
Cashflow adalah pilar kedua yang memastikan apakah sebuah bisnis akan mampu bertahan. Tanpa aliran dana kontan yang lancar, maka pemilik usaha harus siap-siap merogoh kantong dan itu berarti hanya bisnis yang bermodal kuat saja yang bisa bertahan lama.
Bisnis yang sehat harus mampu mengelola aliran dana, agar bisa mencukupi kebutuhan pembelian bahan, membayar gaji, dan biaya-biaya operasional lainnya.
(Dari kelima pilar yang ada, sales dan cashflow mutlak dimiliki, karena ketiga pilar lain tidak akan bisa berjalan tanpa kedua hal tersebut).

                  3. Marketing (Promosi)
Marketing adalah pilar ketiga yang membantu proses penjualan. Aktifitas marketing biasanya dipergunakan untuk peningkatan penjualan atau seringkali juga untuk memperkuat persepsi dan positioning merk.
Itulah alasannya, promosi yang dilakukan sebaiknya bisa menggerakkan orang lain untuk melakukan pembelian. Hal-hal yang perlu diperhatikan seringkali disebut dengan AIDA. A (Attractive), I (Interest), D (Desire), A (Action).
Attractive, promosi yang kita tampilkan haruslah bersifat ‘eye catching’. Bagaimana target market langsung tertarik dengan iklan yang diberikan, tanpa harus membaca atau melihatnya lebih seksama.
Interest, sebuah iklan harus menimbulkan keinginan untuk mengetahui lebih lanjut, tentang apa yang disampaikan dalam promosi.
Desire, merangsang target market untuk melakukan action.
Action, langkah-langkah apa saja yang dilakukan untuk merealisasikan pembelian.

4. Human Resources (Sumber Daya Manusia)
Human Resources adalah pilar keempat yang dapat memperkokoh kesinambungan usaha. Proses memilih, memilah dan melatih karyawan wajib dijalankan secara konsisten. Selain itu, remunerasi yang sehat dan wajar juga akan memantapkan bisnis.
Manajemen sumber daya manusia merupakan hal krusial dalam pelaksanaan bisnis. SDM merupakan aset penting bagi perusahaan. SDM yang ‘mumpuni’ bisa menjadi kendaraan untuk mencapai tujuan dan kesuksesan dalam bisnis Anda.

5. Research and Development (Penelitian dan Pengembangan)
Research and Development adalah pilar kelima yang akan membuat bisnis semakin sustainable. Penemuan produk baru dan memasuki segmen pasar yang berbeda selalu diawali dengan inovasi dan keberanian untuk berkreasi dan membuat terobosan.
Selain itu, penelitian dan pengembangan juga dilakukan agar kita bisa mengetahui apa kebtuhan pasar saat itu, apakah produk yang kita keluarkan sudah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar atau tidak.
Bisa dikatakan, riset adalah peta untuk menentukan arah bisnis kita. Data-data yang tercantum dalam hasil riset akan sangat membantu dalam pengembangan bisnis.

Lima pilar yang dijelaskan di atas, mungkin bukan hal baru bagi Anda. Meskipun begitu, Anda belum tentu punya cukup kesabaran dan ketekunan untuk menjalankannya secara konsisten. Pebisnis perlu berlatih terus menerus hingga terbentuk pola pikir yang mantap dan memastikan bahwa bisnisnya tetap berjalan di koridor yang benar.


Ada 100 pertanyaan yang bisa Anda pakai untuk melatih pola pikir. Dan bagi yang berminat, silahkan mengirimkan e.mail atau memberikan tanggapan pada kolom yang telah tersedia.

0 komentar:

Poskan Komentar