Sabtu, 09 November 2013

HR FORUM - LOYALITAS CIPTAKAN INVESTASI BISNIS



Jum’at, 25 Oktober 2013, PT. Surabaya Excellence Action (ActionCOACH East Java-Bali) mengadakan acara HR Forum bertajuk “Building Loyalty”. Acara intern yang diadakan tiap bulan itu, membahas tentang pentingnya loyalitas karyawan, dan bagaimana cara membangunnya.
Suwito Sumargo, selaku pembicara menyebut hasil penelitian Columbia University, dimana setiap tahun rata-rata perusahaan kehilangan 20-50% pekerjanya. Dan menggantikan karyawan yang hilang itu, biayanya bisa mencapai 150% dari salary tahunan karyawan tersebut.
 “Pekerja merupakan aset dalam menjalankan bisnis. Itulah sebabnya, penting untuk mengembangkan dan mempertahankan mereka. Jika mereka bertambah mumpuni dan ikut berperan dalam menghasilkan profit bagi kita, maka bukan tidak mungkin, cost yang kita keluarkan buat mereka itu menjadi sebuah investasi ke depannya,” papar coach Suwito di tengah acara yang berlangsung di Surabaya Room, Office SEA Corp. ini.
 “Tinggal bagaimana kita membangun emosi mereka agar ‘klik’ dan terikat dengan kita. Beberapa diantaranya dengan memperbaiki kinerja dan menempatkan mereka di bidang pekerjaan yang tepat, sehingga bisa perform,” tambahnya.
Menurut pria yang juga pemilik GBT Laras Imbang ini, ada beberapa langkah yang dilakukan untuk menumbuhkan loyalitas karyawan.
Diantaranya dengan membuat employee merasa berharga. Perkenalkan dan gambarkan visi kita, dengan harapan dia bisa engage dan merasa ikut bagian dalam merealisasikan mimpi kita sebagai owner bisnis. Lebih lanjut, kita bisa menggunakan ‘secret shoppers’, seseorang yang diam-diam membantu untuk mengetahui apakah karyawan secara emotionally sudah engaged dengan kita atau belum. Bisa dari teman dekat ataupun keluarganya.
Langkah selanjutnya, employee must feel confident and improved. Awali dengan membuka hatinya supaya dia menjadi ‘welcome’.
“Kita bisa memulainya dengan memberikan training baik skill training, maupun moralitas training. Juga adakan mentoring program, dimana mereka yang sudah lama bekerja dan ahli pada satu bidang mengajarkan ilmunya pada yang masih baru. Dari sini rasa percaya diri mereka akan naik,” kata coach Suwito.
Hal lain yang tak kalah penting yaitu membangun ‘supportive environment’ dan promote team building. Selain membangun lingkungan dan suasana kerja yang kondusif, team building diperlukan, agar para karyawan bisa saling menutupi kelemahan dan bisa belajar dari kelebihan (kemampuan) yang lain.
“Lebih jauh, kita harus bersikap transparan terhadap mereka. Tell them the truth. Buat mereka respect dengan kita, dengan menceritakan kondisi perusahaan yang sebenarnya, meskipun di saat krisis sekalipun. Selanjutnya, beri mereka penghargaan atas kontribusi dan prestasi yang diberikan kepada perusahaan.  Penghargaan yang diberikan selain bersifat konsisten atau rutin, baiknya berdasarkan parameter atau kriteria tertentu yang terbuka dan obyektif,” tegas coach Suwito di sesi terakhir forum. 

0 komentar:

Posting Komentar