Sabtu, 31 Agustus 2013

Kerjasama dengan JMP - BISNIS KELUARGA = BISNIS NO.1 KELUARGA NO.2

Humphrey Rusli-COO SEA Corp.+Pembicara (kiri) dan Prasetyo-Kabag Event & Promotion (kanan)

Membangun sebuah bisnis keluarga, ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Banyak tantangan dan problem yang harus dihadapi, mulai dari permasalahan bisnis sampai keprofesionalan untuk tidak mencampur-adukkan antara bisnis dan masalah keluarga. Untuk itulah, bekerjasama dengan Jembatan Merah Plasa (JMP), SEA Corp. (ActionCOACH East Java-Bali) menyelenggarakan seminar bertajuk “5 Ways to Super Profitable Family Business”, 27 Agustus 2013.

Bertempat di Ballroom JMP Surabaya, acara ini dihadiri oleh beberapa pemilik bisnis, khususnya para tenant di Jembatan Merah Plasa. Humphrey Rusli sebagai pembicara berujar, selain mengupas trik rahasia, lebih jauh seminar ini bertujuan agar peserta (owner bisnis) paham, apa fundamental membangun bisnis  keluarga yang profitable dan sustainable.

“Selama ini banyak yang masih mengedepankan urusan intern keluarga. Padahal dalam bisnis keluarga, bisnis tetap yang terpenting, dan keluarga nomor dua. Problem lain yang sering terjadi adalah tidak adanya jobdesc yang jelas. Selain itu sebagian besar masih tidak fair, entah itu dari profesionalisme kerja yang tidak dinilai, sampai beban kerja yang berbeda antara anggota keluarga yang satu dengan yang lain,” jelas Humphrey terkait problem dalam bisnis keluarga.

Seminar Pertama
Kabag Event dan Promotor JMP, Prasetyo, bertutur, pihak manajemen merasa senang dengan kerjasama ini, karena ini merupakan pertama kalinya pihak JMP mengadakan seminar yang ditujukan untuk para tenant mereka.

“Acara ini luar biasa. Saya berharap, ke depannya pesertanya lebih banyak dan semakin antusias untuk menerima edukasi bisnis dari ActionCOACH,” kata pria yang akrab dipanggil Pak Pras ini.

Lebih jauh, para peserta yang hadir juga puas dengan materi yang diberikan. Salah satunya, Ani Wahyuni Rezeki, Store Manager Batik Trusmi Cirebon cabang Surabaya.
“Penjelasannya sangat gamblang dan mudah diserap. Coach Humphrey banyak memberikan contoh-contoh, sehingga secara teknik kita paham, dan ini sangat berguna untuk kami terapkan dalam pengembangan bisnis, mulai dari pengaturan SDM sampai pengembangan produk,” paparnya.

0 komentar:

Posting Komentar